Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Selasa, 18 Desember 2012

Program Kerja Humas 2013



I.              PENDAHULUAN
Bertolak dari penyelenggaraan sistem pemerintahan yang berupa desentralistik, maka hal ini berdampak pula terhadap reorintasi Visi dan Misi Pendidikan Nasional yang di dalamnya menyangkut pula tentang Standar Pengelolaan Sistem Pendidikan Nasional. Yang berimbas pula pada Prinsip Penyelenggaraan Pendidikan, Pendanaaan, dan StrategiPembangunan Pendidikan Nasional.

Hal-hal yang tersebut di atas, terutama dilandasi dengan sifat desentralistik itu sendiri, mengingat kondisi geografis, sosial-kultural, dan ekonomi setiap wilayah (Propinsi-Kabupaten) yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai hasil yang lebih optimal, efektif, efisien dan berhasil, memerlukan keterkaitan berbagai elemen yang ada.
Implementasi otonomi terhadap lembaga pendidikan terwujud dalam School Based Management atau Manajemen Berbasis Sekolah. Dikarenakan Manajemen Berbasis Sekolah ini adalah upaya kemandirian, kreativitas sekolah dalam peningkatan kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam peningkatan mutu melalui kerjasama atau pemberdayaan pemerintah dan masyarakat, maka diperlukan pula administrasi pendidikan di bidang hubungan sekolah dengan masyarakat.


II.           FUNGSI
Fungsi pokok hubungan sekolah dengan masyarakat adalah menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya, sehingga dapat meningkatkan relasi serta animo dan antusiasme masyarakat pada SMPNegeri 2 Tenggarang. Hal ini akan membantu sekolah mensukseskan program-programnya. Sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat diantarnya sebagai berikut :
1.      Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua.
2.      Memelihara hubungan baik dengan komite sekolah.
4.      Memberi pengertian kepada masyarakat tentang fungsi sekolah melalui bermacam-macam tehnik komunikasi (majalah, suratkabar dan mendatangkan sumber).


III.        TUJUAN
Hubungan sekolah dengan masyarakat dibangun dengan tujuan popularitas SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso di mata masyarakat. Popularitas SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso akan tinggi jika mampu menciptakan program-program sekolah yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dan cita-cita bersama dan dari program tersebut mampu melahirkan sosok–sosok individu yang mapan secara intelektual dan spiritual. Dengan popularitas ini sekolah eksis dan semakin maju.


Tujuan hubungan sekolah dengan masyarakat diantaranya sebagai berikut:
1.      Memberi penjelasan tentang kebijaksanaan penyelenggaraan sekolah situasi dan perkembangannya.
2.      Menampung sarana-sarana dan pendapat-pendapat dari warga sekolah dalam hubungannya dengan pembinaan dan pengembang sekolah.
3.      Dapat memelihara hubungan yang harmonis dan terciptanya kerja sama antar warga sekolah sendiri.


IV.        SASARAN
1.      Humas SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowososebagai penghubung dari pihak sekolah dengan masyarakat selalu dipelihara dengan baik karena sekolah akan selalu berhubungan dengan masyarakat, tidak bisa lepas darinya sebagai partner sekolah dalam mencapai kesuksesan sekolah itu sendiri. Prestise sekolah semakin tinggi di mata masyarakat jika sekolah mampu melahirkan peserta didik yang cerdas, berkepribadian dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dalam memajukan masyarakat.
2.      Terciptanya hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar organisasi tersebut, agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kerja secara sadar dan sukarela.
3.      untuk mendapatkan aspirasi, simpati dari masyarakat. Dan mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik antar sekolah dengan masyarakat untuk kebaikan bersama, atau secara khusus bagi sekolah jalinan hubungan tersebut adalah untuk mensukseskan program-program di SMP Negeri 2Tenggarang Bondowoso.


V.           TUGAS POKOK HUMAS SMP NEGERI 2 TENGGARANG
Urusan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam :
1.      Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan dewan sekolah.
2.      Membina hubungan antara sekolah dengan wali murid.
3.      Membina pengembangan antar sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya.
4.      Membuat dan menyusun program semua kebutuhan sekolah.
5.      Koordinasi dengan semua staf untuk kelancaran kegiatan sekolah.
6.      Menciptakan hubungan yang kondusif diantara warga sekolah.
7.      Melakukan koordinasi dengan semua staf dan bertanggung jawab untuk mewujudkan 9 K.
8.      Menyusun program kegiatan bakti sosial, karya wisata, pameran hasil pendidikan (gebyar pendidikan)
9.      Mewakili Kepala Sekolah apabila berhalangan untuk menghadiri rapat masalah – masalah yang bersifat umum.
10.  Menyusun laporan secara berkala.




VI.        PROGRAM KERJA HUMAS SMP NEGERI 2 TENGGARANG
A.  DASAR
1.      UU RI No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS;
2.      UU No 22 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah Pasal 11 Ayat 2;
3.      PP RI No 19 Tahun 2005 Tentang SNP Bab VIII Standar Pengelolaan Pasal 49 Ayat 1;
4.      PP No. 29 Bab XI pasal 27 ayat 1;
5.      Kalender Pendidikan SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso Tahun Pelajaran 2012/2013;
6.      S.K Kepala SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso tentang Pembagian Tugas Guru dalam PBM dan Bimbingan Konseling Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2012/2013.


B. JENIS KEGIATAN
a. Kegiatan Eksternal
Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada instansi atasan dan masyarakat di luar sekolah. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni:
Indirect act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui perantara media tertentu seperti misalnya: informasi lewat televisi, penyebaran informasi lewat radio, Internet/Website Sekolah. penyebaran informasi melalui media cetak, pameran sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah.
Direct act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka, misalnya: rapat bersama dengan komitte sekolah, konsultasi dengan tokoh masyarakat, melayani kunjungan tamu dan sebagainya.

b. Kegiatan Internal
Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam, sasarannya adalah warga SMP Negeri 2Tenggarang Bondowoso yang bersangkutan yaitu para Guru, Staf Tata Usaha, dan peserta didik. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yakni:
1.      Indirect act adalah kegiatan internal melalui penyampaian informasi melalui surat edaran; penggunaan papan pengumuman di sekolah; penyelenggaraan majalah dinding; menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah; pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui mass media; dan kegiatan pentas seni.
2.      Direct act adalah kegiatan internal yang dapat berupa: rapat dewan guru; upacara sekolah; karyawisata/rekreasi bersama; anjangsana kemasyarakatan dan penjelasan pada berbagai kesempatan.

C. RINCIAN TUGAS POKOK  URUSAN HUMAS
a.    Hubungan sekolah dengan orang tua :
  1. Memberikan pengertian tentang tugas Komite Sekolah dan seluruh Orang Tua Peserta Didik
  2. Penjelasan kebijakan sekolah
  3. Penjelasan tanggung jawab pendidikan orang tua Peserta Didik


b.    Hubungan sekolah dengan Komite Sekolah :
  1. Memberikan pengertian Komite Sekolah tentang tanggung jawabnya
  2. Pemeliharaan hubungan yang baik antara sekolah dengan Komite Sekolah
  3. Menyusun rencana kerja Komite Sekolah
  4. Menampung saran, pendapat Komite Sekolah untuk sekolah

c.    Hubungan sekolah dengan masyarakat :
  1. Memberikan pengertian masyarakat sekitar sekolah tentang fungsi sekolah
  2. Melaksanakan pengabdian masyarakat
  3. Menimbulkan cinta lingkungan bagi guru dan siswa
  4. Meningkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa
  5. Menampung saran, pendapat masyarakat untuk kemajuan sekolah.
d.   Hubungan sekolah dengan instansi lainnya :
  1. Menjalin kerja sama dengan instansi lainnya, baik instansi pemerintah maupun swasta
  2. Mengkoordinasikan kepentingan sekolah dengan pihak lainnya,
  3. Ikut menyukseskan program-program pemerintah

D.   ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
a.    Kegiatan Kemasyarakatan
Kegiatan kemasyarakatan adalah kegiatan sekolah yang memerlukan hubungan kerja sama dengan masyarakat dan atau masyarakat menjadi sasaran dalam kegiatan sekolah.
b.    Anjangsana Kemasyarakatan
Anjangsana kemasyarakatan adalah kunjungan yang dilakukan kepada  keluarga dan masyarakat dalam rangka suatu kegiatan atau peristiwa. Peristiwa yang dimaksud antara lain :
a)      Musibah atau sakit
b)      Meninggal dunia
c)      Hajatan

Keluarga yang dimaksud adalah Suami / Istri, anak, Bapak / ibu dan Mertua laki-laki dan Mertua Perempuan.

Kegiatan Anjangsana Besaran Iuran Sifat Kunjungan
A.    Sumber Dana
·         Sumber dana anjangsana Bulanan dari guru / pegawai per orang sebesar Rp. 10.000,00 / bulan sifatnya sebagai Bantuan Konsumsi.
·         Sumber dana Dana Sosial dari dana guru PN per orang sebesar              Rp. 10.000,00 / bulan dan dari guru GTT / PTT per orang sebesar              Rp. 4.000,00 / bulan.
B.     Sasaran Anjangsana.
1.        Tilik Bayi pada anggota keluarga besar SMP Negeri 2 Tenggarang sebesar Rp. 200.000,00 sifatnya wajib.
2.        Musibah/sakit yang dialami oleh anggota keluarga besar SMP Negeri 2 Tenggarang baik di Rumah Sakit maupun di Rumah bersifat wajib sebesar Rp. 200.000,00
3.        Taziyah atas kematian anggota keluarga besar SMP Negeri 2 Tenggarang sifat wajib sebesar Rp. 500.000,00 diambil dari Dana Sosial dan Iuran Sukarela Anggota ditambah Iuran Sukarela Siswa.
4.        Taziyah atas kematian masyarakat bersifat sukarela diambilkan dana  insidental.
5.        Hajatan yang diselenggarakan oleh keluarga dan masyarakat bersifat  sukarela dari masing – masing individu.
E. BENTUK OPERASIONAL HUMAS SMP NEGERI 2 TENGGARANG
(1) Di bidang Sarana Akademik
Tinggi rendahnya prestasi lulusan (kualitas maupun kuantitas), penelitian, karya ilmiah (lokal, nasional, internasional), jumlah dan tingkat kesarjanaan pendidiknya, sarana dan prasarana akademik termasuk laboratorium dan perpustakaan serta teknologi instruksional yang mendukung PBM, termasuk ukuran prestasi dan prestise-nya.
(2) Di bidang Sarana Pendidikan
Gedung atau bangunan sekolah termasuk ruang belajar, ruang praktikum, kantor dan sebagainya beserta perabot atau mebeuler yang memadai akan memiliki daya tarik tersendiri bagi popularitas sekolah.
(3) Di bidang Sosial
Partisipasi SMP Negeri 2 Tenggarang dengan masyarakat sekitarnya, seperti kerja bakti, perayaan-perayaan hari besar nasional atau keagamaan, sanitasi dan sebagainya akan menambah kesan masyarakat sekitar akan kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar sebagai anggota masyarakat yang senantiasa sadar lingkungan demi baktinya terhadap pembangunan masyarakat. Selain itu bias juga dalam bentuk anjangsana kemasyarakatan.
  (4) Kegiatan Karya Wisata
Sebagai sarana hubungan sekolah dengan masyarakat, seperti membawa spanduk serta atribut sekolah sampai keluar daerah menyebabkan nama                         SMP Negeri 2 Tenggarang dapat dikenal lebih luas sampai luar kota. Bahkan tertib sopan santun para siswanya di perjalanan akan mendapat kesan tersendiri dari masyarakat yang disinggahi dan dilaluinya.
Juga dapat merupakan sarana hubungan sekolah dengan masyarakat, misalnya dalam PENSI dan lomba antar sekolah akan membawa keunggulan sekolah dan membawa nama harum SMP Negeri 2 Tenggarang.
(6) Menyediakan fasilitas sekolah untuk kepentingan masyarakat sekitar sepanjang tidak mengganggu kelancaran PBM, demikian sebaliknya fasilitas yang ada di masyarakat sekitarnya dapat digunakan untuk kepentingan SMP Negeri 2 Tenggarang
(7) Mengikutsertakan tokoh-tokoh masyarakat dalam kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler sekolah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan masih banyak lagi kegiatan operasional hubungan sekolah dengan masyarakat yang dikreasikan sesuai situasi, kondisi serta kemampuan pihak-pihak terkait.


F. FAKTOR PENDUKUNG
Kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat di SMP Negeri 2 Tenggarang bisa berjalan baik apabila di dukung oleh beberapa faktor yakni:
1. Adanya program dan perencanaan yang sistematis.
2. Tersedia basis dokumentasi yang lengkap.
3. Tersedia tenaga ahli, terampil dan alat sarana serta dana yang memadai.
4.  Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk meningkatkan kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat.

G. SUMBER DANA
1. Dari Dana Komite Sekolah;
2. Dari Donatur;
3. Dari Dana Bantuan Pemerintah.

lebih lengkap silahkan buka Buku I KTSP


Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 2 Tenggarang




Drs. Muchsin, M.Pd.
NIP. 19590607 198202 1 007
Tenggarang,15 Juli 2013

Urusan Humas




Selfriyanti Qamariyah, S.Psi.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan