Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Selasa, 30 Juli 2013

Perang Inovasi di Tingkat Asia

 
                 PEMENANG INASEC 2013. Sepuluh orang anak dari sekolah yang berbeda yang tergabung dalam dua grup memenangkan perlombaan Indonesian Science Enterprise challange (InaSEc) ke 2013 di Grand Tropic, Jakarta Barat, minggu (16/6). Dua Pemenang lomba dengan hasil karya satu yaitu game paradigma sehat dan karya kedua yaitu We Care dengan mie instannya yang berbahan dasar sayuran sehat tersebut berangkat mewakili Indonesia di ajang ASIAN Science Enterprise Challange atau ASEC 2013 di Science Centre, Singapore (24/7).

Sepuluh orang delegasi dari Indonesia menyertakan salah satu siswi alumni SMPN 2 Tenggarang yang pada saat ini masih menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) sekaligus sebagai perwakilan dari daerah Jawa Timur. Sembilan orang lainnya berasal dari DI Yogyakarta, Kudus, Taruna Nusantara, Jakarta, dan Madania.

Terdapat 2 negara ikut secara langsung yaitu Negara Indonesia, dan Singapura dan beberapa Negara mengikuti kompetisi secara Online yaitu Malaysia, Guam dan Jepang. Aturan perlombaan tersebut menekankan inovasi di bidang Science yang dikemas dalam Enterprize. Tantangan kali ini yaitu berupa masalah penyakit Demam Berdarah, Malaria, dan Diare yang menyerang hampir diseluruh dunia akibat virus dan bakteri. Penyelesaian tersebut dibentuk dalam penyelesaian, pencegahan maupun pengontrolan. Produk kamipun bervariasi mulai dari permainan, produk pencegahan, sampai penyelesaian masalah lingkungan. Dalam waktu 24 jam penyelesaian masalah (tantangan) harus diselesaikan dalam bentuk inovasi yang dikemas melalui pembuatan makalah (Bussiness Plan), Video persentasi selama 3 menit, dan Prototype

 Yang unik di ajang lomba ini adalah system penjurian, yaitu setiap 5 negara yang ditunjuk mendelegasikan calon juri untuk menjadi penilai secara Online di Negara masing-masing melalui pengiriman hasil kerja di e-mail dan meng-upload video di Youtube. Dengan begitu, penilaian dapat dipastikan tidak akan subjektif pada Negara sendiri, karena semua juri berada di tempat yang berbeda.

“Keberuntungan yang membawa kami untuk meraih kemenangan, dan kesempatan akan datang pada semua orang yang mau berusaha”, Ujar Showfil Widad Herdiana. Dengan kemenangan yang berhasil kami raih, semoga akan menjadi semangat untuk regenerasi dalam meraih keberuntungan prestasi selanjutnya. Amin. (swh)

siahhh mbak Showfil lagi cuap2 tuh...

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan