Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Rabu, 23 Oktober 2013

Cara Kreatif Melawan Global Warming dengan Bokhasi


Salah satu penyebab global warming adalah polusi udara dari pembakaran sampah. Bisa dibayangkan jika dalam satu keluarga membakar setumpuk sampah organic (dedaunan) tiap harinya, maka akan ada ribuan bahkan jutaan keluarga akan menebarkan asap ke udara kita. Sementara pepohonan yang notabene sebagai paru-paru dunia jumlahnya semakin berkurang. Sedikit demi sedikit, pelan namun pasti, lapisan ozon akan menipis dan semakin menipis!!! Lalu bagaimana nasib anak cucu kita kelak??? Akankah kita mewariskan lingkungan yang rusak kepada mereka??? Owhhh tidaaaakkk!!! (ngomongnya sambil megang kepala) hehe..
 
 
 Untuk itulah kita sebagai generasi yang sadar lingkungan harus bersikap kreatif dan inovatif agar lingkungan hidup kita menjadi lebih hidup. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kita manfaatkan sampah organic yang biasanya hanya dibakar dijadikan sebuah produk yang lebih bermanfaat…. yaitu… be-o-bo ka-ha-a-kha es-i-si dibaca bokhasi. Bokhasi merupakan pupuk organic yang dibuat dari sampah organic yang ada disekitar kita.
 
 
 
 
 
 
 
Bahan utama dari bokhasi adalah jerami atau dedaunan lain (serasah) kotoran ternak, tanah, abu, arang, bekatul dan Efective Microorganism (EM). Cara pembuatannyapun sederhana yaitu dengan cara mencampukan seluruh bahan bahan tersebut dengan takaran :
  1. Jerami/serasah (dipotong dengan ukuran ± 5 cm) 5 kg
  2. kotoran ternak, tanah, abu, bekatul, arang (ditumbuk sampai seukuran pasir kasar) masing-masing 2 kg
  3. air bersih ± 1,5 L
  4. Efective Microorganism (EM-8) 10 mL diencerkan hingga 1,5 L
  5. Semua bahan-bahan tersebut dicampurkan secara merata di tempat yang terlindung dari sinar matahari, lalu dibuat gundukan seperti gunung dan ditutup rapat menggunakan terpal/plastic
  6. Gundukan tersebut dijaga suhunya sekitar 40-50 oC, jika terlalu panas maka tutup dibuka, gundukan diaduk aduk dan diberi air secukupnya
  7. Perlakuan ini dilakukan selama 5 hari   

3 komentar:

Timotius Joso mengatakan...

KREATIF :)

jos998.blgospot.com

sping mengatakan...

Trima kasih :))

Unknown mengatakan...

kreatif banget. :)

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan