Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2014

Sabtu, 16 November 2013

Artis, Media, dan Hilangnya Rasa Malu

Nengok di google trends, hal paling ramai yang dibicarakan sepekan ini adalah cerita suami artis Ayu Ting Ting, Henri Baskoro alias Enji. Anggita Sari, mantan kekasih terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman, mengaku pernah memiliki hubungan asmara dengan Enji. Yang mengejutkan, Anggita dengan santai mengungkap keintiman hubungan mereka. Mengutip showbiz, "Kita sama-sama mau, nggak usah munafik. Anak muda zaman sekarang kan juga seperti itu (melakukan hubungan intim saat pacaran)," jelas Anggita.

Bukan mau sok, tapi vulgarnya pernyataan, setidaknya membuktikan sudah hilang rasa malu darinya. Tak ada rasa bersalah, tak ada malu dan penyesalan. Musnah sudah norma-norma yang diajarkan orang tua dan gurunya. Raib satu persatu ilmu agama dan PPKn saat dia sekolah (jangan-jangan dulu gak sekolah, he...). Guru Agama dan PPKn akan mengerutkan kening, seraya tepok jidat. Tata krama, kesopanan, kesantunan, ahlak mulia, budi pekerti telah terbang tinggi.

Masih terngiang ketika guru PMP menerangkan bahwa : Norma Kesusilaan adalah peraturan hidup yang berasal  dari suara hati sanubari manusia.  pelanggaran norma kesusilaan ialah pelanggaran perasaan yang berakibat penyesalan. Norma kesusilaan bersifat umum dan universal, dapat diterima oleh seluruh umat manusia. Kira-kira, artis yang berzina itu malu gak ya..??? Menyesal gak ya..??? Kalau tidak malu dan malah menganggap biasa, berarti benar telah hancur tatanan norma hidup kita.

Yang lebih parah, media makin senang dan vulgar memberitakan aib orang. Bukannya ditutup rapat, malah diumbar. Kaidah jurnalistik tergadaikan. Tau benar media bahwa masyarakat kita sedang sakit. Obat penawar yang diberikan selain kajian rohani, adalah sajian berita erotis dan aib orang sana-sini. Entah sengaja atau tidak, media harusnya sadar, dia dibaca jutaan orang, diantaranya pelajar. Dan pelajar sering kali melahap mentah-mentah isi media. Maka pelajar-pun 'belajar', bagaimana cara menyikapi jaman.


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan